Saya Ingin Laut Sehat Terlindungi

Lomba Festival Laut 2016

Ikuti lomba caption yang mengangkat 3 isu utama laut Indonesia, dan menangkan perjalanan gratis ke Larantuka untuk melihat langsung praktik perikanan berkelanjutan bersama Greenpeace.

Sup Sirip Hiu

Indonesia dinobatkan sebagai negara pemburu hiu terbesar di dunia mencapai 13 persen tangkapan hiu secara global. Lebih dari 100 juta ekor hiu tertangkap di dunia setiap tahunnya. Pemburuan hiu masih terus berlangsung tanpa kendali. Tingginya pemburuan hiu karena permintaan akan sirip hiu secara internasional. Jika hiu punah, maka sumber daya ikan lainnya juga akan ikut punah. Ayo #SaveSharks dan turut dukung pelarangan ekspor sirip hiu dari Indonesia di sini:

Saya Pembela Lautan

Sampah Plastik

Indonesia berada di peringkat kedua setelah Cina sebagai negara penyumbang sampah plastik di lautan. Lebih dari 8 juta ton sampah plastik terbuang dan mencemari laut setiap tahunnya. Jika pengurangan dan pengelolaan sampah plastik tidak dilakukan secara serius secara global, maka pencemaran laut akan semakin hebat dan diperkirakan tahun 2050 jumlah plastik akan lebih banyak dibandingkan massa ikan di lautan. Ayo dukung dan bergabung dalam gerakan global #BreakFreeFromPlastic di sini:

Saya Pembela Lautan

Penangkapan ikan berlebih

Industri perikanan dunia seperti Thai Union, perusahaan tuna kaleng terbesar di dunia, terkait erat dengan cara penangkapan ikan berlebih dan merusak serta terhubung dengan pelanggaran hak asasi manusia yang mengeksploitasi hak-hak pekerja, terutama anak buah kapal yang bekerja di atas kapal penangkapan tuna. Ayo dukung kampanye global #NotJustTuna untuk penghentian penangkapan ikan berlebih dan pelanggaran hak asasi manusia di sini:

Saya Pembela Lautan